Layanan berita di Messenger

Harian de Volkskrant awal September lalu baru mengeluarkan produk barunya, yang mereka klaim sebagai the world’s first video news cruncher – nieuwskraker. Sejak saat itu, para pengguna MSN Messenger bisa menerima berita video yang diproduksi harian ini langsung dari handphone saya… (oh bukan, itu sih iklan sms selebriti) maksudnya, langsung dari kotak percakapan, saat mereka online. Sebelumnya, mereka telah lebih dulu mencoba memberikan jasa layanan berita dalam bentuk teks.

Sampai saat ini, sudah tercatat sekitar 50,000 pengguna layanan ini. “Kalau pelanggan mengubah cara mereka terhadap berita, bersama mereka kami pun mengubahnya” kata Pieter Kok, publisher harian de Volkskrant kepada Journalism.co.uk

Bicara tentang cara mendapatkan berita, cara apa yang paling sering digunakan orang untuk cari berita? Saya masih lihat orang baca koran sambil minum kopi di pagi hari. Atau tak lagi baca korannya secara fisik, tapi dengan ‘membacanya’ di laptop – biasanya di bandara. Teman yang bermobil sendiri ke kantor, mendengarkan radio. Saya sendiri, seringkali baca koran setelah jam kerja habis, karena saat koran tiba di pagi hari, saya hanya sempat melirik headlinenya. Atau bahkan kadang seringkali tak pernah sempat membacanya sama sekali. Bagaimana dengan TV? Buat saya, TV adalah pilihan paling praktis kalau tak ada lagi waktu untuk baca koran. Walau kepraktisan itu harus dibayar dengan (maaf) rasa jengkel karena tatabahasa berita yang dipresentasikan kadang (atau sering?) kacau.

Pilihan lain: komputer yang menghubungkan kita dengan internet. Selain bisa langsung mengunjungi situs-situs media, fasilitas pencari beritanya pun saat ini jumlahnya sudah lebih dari yang kita butuhkan. Untuk search engine, Google paling banyak diminati. Fitur Google Alert-nya juga sangat membantu mereka yang ingin selalu update dengan berita atau informasi yang spesifik. Belum lagi adanya milis, newsletter, situs koran, blog ………….. you name it.

ipod.jpgKemudian datang iPod. ITN Multimedia dalam tiga tahun terakhir ini spesialisasinya adalah memproduksi lima berita dalam 90 detik. It’s short, sharp and bright. Buat mereka, penting sekali untuk bisa memberikan apa yang diinginkan audiens tepat pada saat mereka menginginkannya. Ini salah satu bukti bahwa teknologi ini pun banyak dinikmati.

Apa beda antara media konvensional dan baru dari sisi isi? Yang paling dapat dipercaya, akan tetap lebih unggul. Inovasi layanan berita multimedia yang ada, tak bakal banyak berarti kalau yang bertanggung jawab terhadap isinya tak dapat dipercaya. Tak mungkin kan, ada media yang bisa tetap hidup padahal sering kedapatan bohong – secepat, semurah dan semudah apa pun dia hadir di kehidupan kita? Media yang sudah punya integritas, jangan mau ketinggalan!

Explore posts in the same categories: Internet, Media Baru, Teknologi Informasi dan Komunikasi

Comment: